Saat kau menganggap sesuatu itu ada,
yang nyatanya tidak…
dan saat orang berpikir kau gila,
namun kau pikir sebaliknya…
Apa yang terjadi?
Itulah dunia ini yang penuh paradox.
Dimana dalam perspektif yang sempit
kita berusaha mencari arti.
Berangkat dari keterbatasan tersebut
diperlukan ruang yang tidak terbatas.
Ruang tersebut penuh dengan privasi
dimana semuanya mungkin terjadi.
Kenapa tidak?
Semuanya ternyata memang mungkin terjadi.
Ayo, gunakan imajinasimu…
Energi Cinta
kita akan memanfaatkan energi cinta.
Kemudian untuk yang kedua kalinya dalam sejarah dunia,
umat manusia akan menemukan api
Kagak Abiz Pikir
Tapi kenapa loe kayak gitu ke gue.
Gue gak percaya loe tega kayak gini ke gue.
Kenapa loe tega ngomongin gue dibelakang.
Gue gak abis pikir kenapa loe promosiin kalo gue itu keren
Ku Ingatkan ...
lebih baik pilih Presiden SIPIL yg MILITERIS,
dari pada MILITER yang SIPILIS.
Haa ha ha ...
KangeN BuangeeeT
aku sangat merindukanmu,
aku ingin kamu kerumahku,
PLEASE balik sama aku karena aku
benar2 butuh seorang PEMBANTU!
8 Alasan Kenapa Pasangan Selingkuh
Demikian diungkap ginekolog dan konsultan seks Boyke Dian Nugraha pada seminar bertema "Love, Sex and Harmony" di Jakarta, Kamis (19/3).
Kehidupan seksual yang tidak memuaskan bisa ditandai dengan pernyataan, "Aduh dok, istri saya itu solo. Datang-datang langsung buka baju, kayak kambing guling aja," kata Boyke.
Kata Boyke, perlu bagi pasangan untuk tahu teknik-teknik berhubungan seks sehingga tidak langsung 'tancap gas'.
Bila hal ini menjadi kebiasaan, akan menjadi bumerang bagi pasangan sendiri. Perselingkuhan pun bisa jadi solusi untuk itu. Sekurangnya ada 8 alasan kenapa pasangan Anda selingkuh:
1. Pelarian emosional dari pasangannya.
2. Rasa ingin tahu tentang seperti apa seks dengan orang lain yang bukan pasangannya. Semuanya itu bermula dari rasa penasaran akan apa yang ada di balik itu (maksudnya di balik celana dalam pria). "Bagaimana sih rasanya bercinta dengan pria kulit hitam karena suaminya berkulit putih," Boyke mencontohkan.
3. Kemarahan atau permusuhan yang terpendam dengan pasangannya.
4. Keinginan untuk merasakan lebih banyak seks atau jenis seks yang berbeda dari yang didapat dari pasangannya.
5. Dorongan ego.
6. Ketidakmampuan membentuk komitmen yang dalam.
7. Menghindar dari masalah perkawinan atau pribadi.
8. Untuk menghilangkan rasa sakit akibat kehilangan, sebagai contohnya, kematian orang yang dicintai atau anak yang pergi sekolah ke tempat lain.
Ketika pasangan menyadari adanya persoalan di atas, sebaiknya menyadari secepatnya. Lalu apakah berani pasangan membuka diri dan menjalin komunikasi yang sehat untuk mengemukakan persoalan secara terbuka. Jika tidak, maka pintu gerbang perselingkuhan, yang adalah hubungan seksual di luar pernikahan resmi, akan terbuka lebar.
8 Kiat agar Perkawinan Sukses
Berikut delapan rahasia perkawinan sukses menurut Boyke :
Pertama, komunikasi. Beberapa cara yang dikatakan Boyke untuk membangun komunikasi yang baik antara kedua pasangan adalah dengan membangkitkan kemauan untuk mendengar. "Perkawinan itu seperti pertunjukan, kalau satu bernyanyi maka yang lain bertepuk tangan. Jangan sampai nyanyi semua, siapa yang mau dengar," kata Boyke.
Cara lain adalah dengan membuat orang senang di saat bicara dengan Anda. Lelaki itu perlu diberi kepercayaan. Jangan mudah mengajukan pertanyaan menyelidik secara terus menerus. Demikian terang Boyke.
Kedua, kecocokan sifat. Asam di gunung, garam di laut, ketemunya di kuali, ungkap Boyke. Dengan ungkapan tersebut ia mau mengatakan bahwa pasangan suami istri itu pasti berbeda, tetapi dipersatukan. "Maka, cari kesamaan di antara keduanya, dan itu yang dipakai sebagai sarana komunikasi," tambahnya
Ketiga, cara pemecahan konflik. Menurut Boyke, cara ini bisa dimulai dari memfokuskan pada apa yang benar, coba saling memahami, pusatkan pada persoalan, cari titik temu secara bersama, lalu cari solusi yang sama-sama menguntungkan. "Biasanya, pemecahan konflik mulai banyak ketika sudah ada anak. Misalnya, menentukan anak sekolah di mana," kata Boyke.
Keempat, Seks. Pada poin ini Boyke menyoroti masih banyaknya para istri yang berpikiran konservatif soal seks. Mereka masih menganggap seks tabu, tidak patut dibicarakan. "Misalnya, disuruh (oleh suami) variasi dalam hubungan seks, tapi tidak mau," ungkap Boyke.
Kelima, sikap religius. Hidup itu perlu seimbang, antara dunia dan akhirat. "Oleh karena itu, ya kalau punya uang, ya pergi ziarah. Untuk yang Kristen pergi ke Jerusalem, sedangkan yang muslim berangkat umroh," tuturnya.
Keenam, memanfaatkan waktu luang. Menurut Boyke, mengambil waktu luang untuk bersama adalah sangat berguna untuk merekatkan relasi emosinal antara orangtua dan anak-anak.
Ketujuh, keuangan. Untuk soal ini, Boyke meninggikan suaranya. Banyak di antara kita yang lebih besar pasak dari pada tiang. "Ada uang kita tabung! Hidup itu tidak hanya untuk hari ini, pikirkan masa depan," tegas Boyke yang juga memberi kesaksian bahwa dia tidak pernah memakai kartu kredit, yang membuat para peserta terpana.
Kedelapan, soal anak dan sanak saudara. Menurut Boyke, anak-anak dalam keluarga tidak menginginkan kelengkapan fasilitas sebagai yang utama. Mereka itu butuh kasih sayang dan kehadiran orangtua. "Kasus anak-anak hamil di luar nikah dan kasus narkoba sebenarnya masalahnya karena kurang perhatian dari orangtua," jelas Boyke.
Pak Guru Siapkah Bersaing dengan Internet?
Demikian benang merah imbauan yang disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf saat menjadi pembicara keynote dalam Kuliah Umum yang diselenggarakan Majalah Guruku, Selasa (10/3) di Sabuga. Kegiatan yang diadakan cuma-cuma ini diikuti sekitar 1.500 guru se-Bandung Raya.
Menurutnya, internet dan televisi sebetulnya merupakan alternatif sumber belajar. Namun, pada kenyataannya, tidak jarang ini menggeser peran guru sebagai penyampai ilmu. "Saya terkejut anak saya yang baru berumur 8 tahun sudah pandai buka-buka website. Ditanya dia ikut les atau tidak, ternyata dia jawab tidak," tuturnya.
Dari pengalaman ini muncul pesan, internet dalam wadah TIK merupakan sumber yang luas untuk belajar. Jika guru tidak memutakhirkan dirinya terhadap perkembangan TIK, ucapnya, maka daya saing bangsa akan kian tertinggal. "Ke depan kan bakal banyak guru-guru asing mengajar di Indonesia, khususnya Jabar. Yang saya khawatirkan, justru mereka berasal dari Negara Jiran. Ini adalah tantangan."
Fenomena situs jaringan pencari kawan macam Friendster dan Facebook, ucapnya makin menegaskan fenomena masyarakat digital. Dalam konsep ini, masyarakat bagaikan sebuah keluarga besar yang melintasi batas wilayah dan saling aktif bertukar informasi. Sekolah, ucapnya, merupakan benteng untuk menyaring budaya global yang tidak sesuai budaya lokal. Di sinilah sekolah berperan sebagai lembaga transfer nilai.
Dalam kuliah umum, Kepala Subbidang Penghargaan dan Perlindungan Guru Direktorat Jenderal Depdiknas RI Dian Mahsnah mengatakan, guru sejatinya tetap kunci dalam proses pembelajaran. Namun, sebagai agen perubahan, guru dituntut harus mampu melakukan validasi-memperbaharui kemampuannya, sesuai dengan tuntutan zaman agar tidak tertinggal.
Krisis guru idola
Menyinggung soal masih banyaknya guru yang gagap teknologi, menurutnya, hal ini lebih disebabkan karena faktor individu, enggan memperbaiki diri. Dengan adanya KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan), guru sebetulnya dituntut lebih memberdayakan TIK untuk proses pembelajaran bermutu. Demikian diucapkannya.
Hal yang tidak kalah penting adalah membiasakan mengajar dengan menyenangkan. Dengan demikian, pembelajaran menjadi semakin menarik bagi siswa. Berdasarkan survei yang disampaikannya, saat ini tengah terjadi krisis guru idola di Indonesia. Tingkat kepanutan guru di mata siswa hanya 58 persen. Kalah jauh dibandingkan tingkat panutan orangtua (90 persen), bahkan sesama teman sebaya (88 persen).
Menurut Pemimpin Redaksi Majalah Guruku Ismed Hasan Putro, guru merupakan penentu peradaban suatu bangsa, ujung tombak pendidikan. Selayaknya, anggaran 20 persen untuk pendidikan, 40 persennya diarahkan untuk perbaikan kesejahteraan guru. Demikian dikatakan Ketua Masyarakat Profesional Madani ini.
Guru Sulit Capai Golongan Tinggi
Berdasarkan data Badan Kepegawaian Nasional Tahun 2005, tercatat sekitar 1,4 juta guru pegawai negeri sipil (PNS). Umumnya guru-guru tersebut berada di golongan III A-D yang jumlahnya mencapai 996.926 guru. Adapun di Golongan IV ada 336.301 guru, dengan rincian Golongan IVA sebanyak 334.184 guru, Golongan IVB berjumlah 2.318 guru, Golongan IVC sebanyak 84 guru, dan Golongan IVD ada 15 guru.
Suparman, Ketua Federasi Guru Independen Indonesia di Jakarta, Kamis (26/3), mengatakan pemerintah seharusnya mendorong pendidik di jenjang dasar dan menengah untuk bisa mencapai golongan setinggi mungkin.
"Untuk profesi pendidik, golongan yang tinggi itu bukan hanya kebanggaan, tetapi juga akan ada perbaikan kesejahteraan yang bertambah lagi. Sebab, tambahan kesejahteraan seperti tunjangan profesi guru itu kan semakin besar jika golongan PNS juga tinggi," kata Suparman.
Menurut Suparman, untuk mencapai golongan IV A ke atas, guru tidak lagi cukup hanya memenuhi beban jam mengajar. Untuk bisa mencapai kenaikan golongan yang lebih tinggi lagi guru dituntut mengumpulkan poin dengan menulis karya tulis ilmiah dan meneliti.
Untuk kenaikan golongan IVA ke atas, kata Suparman, bukan lagi secara otomatis dilakukan dinas pendidikan daerah. Sayangnya, prosedur untuk kenaikan golongan itu belum sepenuhnya diketahui para guru.
Sulistiyo, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia, mengatakan pengembangan kompetensi guru untuk menjadi guru profesional juga merupakan tanggung jawab pemerintah pusat dan daerah. Karena itu, pengembangan kemampuan untuk membuat karya tulis ilmiah dan meneliti perlu menjadi prioritas juga dalam pelatihan-pelatihan yang diadakan bagi guru.
"Upaya untuk meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru harus dilakukan bersama-sama oleh pemerintah, sekolah, dan guru itu sendiri. Peningkatan itu bukan hanya untuk guru PNS, tetapi juga guru swasta," ujar Sulistiyo.
Jawane Malau dari Subdirektorat Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Latihan, Direktorat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan, Depdiknas, mengatakan pemerintah menyadari betul kondisi guru di SD-SMA/SMK yang kebanyakan hanya bisa meraih golongan IVA. Untuk itu, peningkatan kompetensi penulisan karya ilmiah dan penelitian tindakan kelas terus ditingkatkan lewat pelatihan secara langsung maupun online lewat jaringan pendidikan nasional (jardiknas).
Love, more than Words!
Love is Unconditional.
It’s Crystalline such as a flowing river.
Love implies seeking for the good of the love one
before one’s own self.
It’s true, stipulations are mutually avoided within a relationship.
Love is a Mutual Bond.
Promoting loyalty is an essential value
for a relation to strengthen.
Giving and receiving respect are relevant
for a relation to be lasting.
Devoting oneself is an action that shows caring.
Love reflects Simplicity; there are no Barriers throughout the Way.
True love is formed by two naked souls; it’s painless.
White is the color for true love, purity is in its first place,
therefore, there is no place for lying.
Love is Near- Perfect.
It comes from the heart’s soul.
Beautiful in all its meaning, physical imperfections are not important.
It’s obvious, there’s no doubt of one’s own feelings.
Love is more than just a Single Word
True love is shown with actions.
It’s giving value to every single thing
even to the most insignificant things
one has to offer for a love one.
Love is Happiness! ! !
Memberikan Cinta
tugasmu akan terasa lebih kecil namun hasilnya besar.
Kalau kau memusatkan perhatian untuk mendapatkan cinta,
tugasmu akan terasa lebih besar namun hasilnya kecil.
Cara Daftar Search Engine
Banyak cara yang bisa kita lakukan agar blog kita bisa dikenal dan di kunjungi, antara lain adalah dengan rajinnya kita blogwalking atau berkunjung ke blog milik orang lain, mendaftarkan ke berbagai agregator, dan yang paling efektif adalah melalui search engine atau mesin pencari.
Bagi blogger pemula mungkin berangggapan bahwa apabila kita membuat website atau blog akan secara otomatis terindeks atau berada pada list berbagai search engine, dan kenyataannya tidaklah demikian. Seperti halnya sebuah sekolah, agar nama kita terdaftar pada buku daftar siswa, tentunya kita harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu ke sekolah tersebut. Sama halnya dengan mesin pencari, agar blog kita terindeks pada mesin pencari, maka kita harus terlebih dahulu mendaftarkan blog milik kita pada situs pemilik mesin pencari.
Mesin pencari tentu jumlahnya sangat banyak sekali, dan pada saat ini yang paling terkenal di dunia adalah Google, Yahoo, serta Msn. Apabila blog kita ingin terindeks pada mesin pencari mereka, maka kewajiban kita adalah mendaftarkan URL blog kita pada mesin pencari mereka. Bila ada yang belum tahu ke manakah harus mendaftarkan blognya, maka silahkan simak tulisan berikut :
- URL --> Isi dengan URL blog sobat.
- Comments --> Isi dengan keyword atau kata kunci yang berhubungan dengan blog sobat
- Isi kotak kosong dengan huruf Verifikasi yang tersedia
- Klik tombol Add URL
- Selesai. (kolom-tutorial)
Pendatang Baru Mirip Mawar

Eustoma menyukai udara yang sejuk. Jadi, bunga ini paling mudah ditemukan di daerah dataran tinggi. Ketika pertama kali melihat, Anda, seperti halnya banyak orang lainnya, mungkin akan terkecoh. Bentuk bunganya mirip dengan mawar. Tak heran, banyak orang mengira Eustoma atau Lisianthus ini adalah salah satu jenis mawar.
Eustoma berasal dari Amerika Selatan. Ia menyukai sinar matahari, namun hanya dapat tumbuh subur pada area berudara sejuk. Bunganya memiliki beragam warna, termasuk warna biru yang tidak ditemukan pada spesies mawar.
Belakangan, di Indonesia, Eustoma mulai banyak dilirik sebagai bunga hias. Rangkaian bunga ini banyak digunakan untuk dekorasi hotel, restoran, dan pernikahan. Atau bisa ditempatkan di rumah, sekadar untuk mempercantik ruangan.
Setiap tangkai bunga Eustoma, setelah dipotong, mampu bertahan selama maksimal tiga minggu, sehingga tak perlu repot sering mengganti bunga, untuk menghias ruangan.
Menjadikannya tanaman pot pun bisa. Sediakan saja media tanam yang lembap dengan drainase yang baik. Tempatkan Eustoma di area yang kaya sinar matahari. Mudah, kan?
April Harga Mobil Naik Lagi

Selain Nissan, sang market leader PT Toyota Astra Motor (TAM) juga sudah bersiap untuk mendongkrak harga. Ihwal ini disampaikan oleh Direktur Pemasaran PT TAM Joko Trisanyoto di sela-sela peluncuran New Yaris di Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Senin (16/3) saat menjawa pertanyaan Kompas.com. "Tidak semuanya naik, seperti Yaris, harga itu tidak naik lagi April nanti," sebut Joko.
Hingga kini, produk Toyota sudah mengnalami kenaikan beberapa kali. Menurut Joko, kenaikannya ada yang sudah tiga kali dan bahkan empat kali. Ketika disinggung soal Avanza, ia memastikan naik. Hanya berapa naiknya masih dalam hitungan. "Enggak bisa ditentukan dengan persentase, kalau Toyota itu naiknya berapa juta," jelas Joko.
Pada bagian lain, Presdir PT TAM Johnny Darmawan menjelaskan kenaikan harga toyota itu baru mencapai nilai tukar rupiah di Rp 10.000. "Belum sampai ke angka 12.000," sebut Johnny di Blitz Megaplex, Jakarta, Senin (16/3).
Tak cuma Toyota, Suzuki pun siap menaikkan harga mobilnya. Menurut Direktur Pemasaran PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Rudjojo Nirjana kepada Kompas.com pihaknya terpaksa menaikkan harga sebagai impact dari krisis yang belum menunjukkan ke arah perbaikan. "Kenaikannya sekitar 2% dan berlaku mulai April," bocor Rudjojo.
Sangkaan
yang salah dalam hidup anda dan terus menyangka kebahagian tidak akan anda capai
karena kesalahan membuat pilihan itu,
maka selamanya anda tidak akan merasa bahagia.
Berusahalah dengan ikhlas tanpa memikirkan balasan semata-mata,
kerana semakin tinggi keikhlasan di dalam diri,
semakin tinggilah balasan baik yang akan diperolehi dalam keadaan sadar atau tidak
Kenangan itu kadangkala teramat pahit untuk diingati,
tetapi ia terlalu manis untuk dikenang.
Tanggul Lumpur Lapindo Jebol, Tenggelamkan Pabrik
Lokasi pabrik seluas tiga hektare itu mulai terendam sekitar pukul 04.00. Saat itu lumpur mulai melewati tanggul pembatas kolam Jatirejo dan bangunan pabrik. Alirannya cukup deras, sehingga dalam hitungan jam seluruh bangunan telah tenggelam.
Posisi pabrik PPI memang lebih rendah dibanding tanggul utama. Yaitu, sekitar 2 meter di bawahnya.
Beruntung, evakuasi mulai dilakukan Senin (9/3) malam. Begitu ada tanda-tanda air di tanggul terus naik, pihak pabrik mulai mengevakuasi barang-barang berharga miliknya. Terutama, berkas administrasi perusahaan dan alat-alat berat untuk produksi. Untuk sementara, alat-alat berat diungsikan di dekat tanggul terluar. Yaitu, di belakang pos pantau Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS).
Plan Manager PPI Karsono mengaku sudah ada rencana pindah. Namun, dia belum menemukan tempat yang baik. Sebab, usaha yang dilakukan PPI membutuhkan lahan luas. Selain itu, akses harus bisa dilalui truk kontainer besar. "Kami masih mencarinya," ujarnya.
Karsono menjelaskan, 90 persen berkas perusahaan terselamatkan. Namun, hasil produksi masih berada di dalam lahan pabrik dan kini terendam. "Kalau sudah ditanggulangi, hasil produksi itu bisa kami ambil kembali," ucapnya.
Pabrik tersebut pernah terendam. Namun, bisa difungsikan kembali dengan cara menyedot air dan lumpur dengan pompa.
Sementara itu, Vice President PT Lapindo Brantas Inc Yuniwati Teryana mengatakan, Perpres No 14 Tahun 2007 tidak mengatur secara spesifik terhadap perusahaan. Dalam perpres tidak disebutkan agar Lapindo Brantas Inc membayar perusahaan di dalam peta terdampak. "Tapi, selama ini melalui PT Minarak, Lapindo tetap membantu mereka," katanya.
Penyelesaian itu dilakukan dengan skema bussines to bussines. Namun, lanjut dia, hingga saat ini belum ada kesepakatan antara Lapindo Brantas Inc dan PPI.
Secara terpisah, Humas BPLS Achmad Zulkarnain mengaku belum ada langkah penanganan tanggul yang jebol. Hingga kemarin lumpur masih terus mengalir. Jika dibiarkan, lumpur akan menggenangi kolam terluar. "Padahal, kolam terluar berbatasan langsung dengan Jalan Raya Porong," ujarnya.
Karena Raya Porong merupakan akses utama penghubung Sidoarjo-Pasuruan dan Malang, upaya penyelamatan akan dilakukan seoptimal mungkin.
Bernoulli Dibahas di ITS
Sementara itu, diskusi tentang upaya penutupan semburan lumpur dengan menerapkan hukum Bernoulli kemarin (10/3) dihelat di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Hadir pada diskusi tersebut, antara lain, CEO Jawa Pos Dahlan Iskan, peneliti dari ITS Djaja Laksana, konsultan engineering Prof Yozef Tupamahu, Deputi Operasional BPLS Sofian Hadi, Rektor ITS Prof Priyo Suprobo, Tim LPPM Prof Nyoman Sutantra, dan beberapa pakar dari berbagai disiplin ilmu.
Dalam diskusi tersebut, dipaparkan metode penutupan lumpur dengan hukum Bernoulli. Yakni, memanfaatkan tekanan gravitasi untuk menahan semburan lumpur. Seperti yang sering diungkapkan di media, teori itu diterapkan dengan membuat tanggul di sekeliling semburan.
Tanggul tersebut dibuat dengan memancangkan pipa melingkar di sekeliling pusat semburan. Dengan cara itu, air yang tertampung di permukaan akan kembali turun melalui pipa. Lalu, lumpur yang tertinggal bakal mengendap. Dengan mengandalkan gaya gravitasi, lumpur akan menekan dan menutup pusat semburan.
Berdasar pemaparan itu, muncul perdebatan. Salah satunya saat Dahlan mempertanyakan seberapa besar tekanan dari pusat semburan. Menurut Dahlan, untuk menerapkan hukum Bernoulli, harus diketahui besarnya tekanan dari dalam. Selain itu, harus bisa diperkirakan tinggi tanggul yang bakal dibangun. "Nah, siapa yang tahu ukuran tekanan lumpur tersebut?" tanya Dahlan.
Pertanyaan itu ditanggapi Yozef. Dia mengatakan, untuk mengetahui tekanan, diperlukan mengetahui kedalaman semburan tersebut. Sementara itu, pihak yang mengetahui kedalaman tersebut adalah Lapindo Brantas Inc. "Sebab, mereka yang mengebor," ucapnya.
Pernyataan itu dibantah Djaja. Dia mengatakan tidak perlu mengetahui kedalaman. Melainkan, hanya diperlukan mengetahui tekanan di atas permukaan. Dia menyebut, saat ini tekanan semburan mencapai 10 PSI (pound per square inch). Akhirnya disepakati, kedalaman semburan mencapai 9.000 feet atau sesuai dengan kedalaman pengeboran Lapindo Brantas Inc.
Sementara itu, dari Jakarta dilaporkan, penyelidikan dugaan pelanggaran berat HAM dalam kasus semburan lumpur Lapindo mulai dikonkretkan. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menunjuk lima orang komisionernya untuk memimpin tim ad hoc projustisia guna menyelidiki semburan lumpur. (JP)
Cara Pasang Musik Pada Blog
Untuk memasang musik di blog, kita bisa memanfaatkan situs penyedia musik gratisan yang banyak bertebaran di internet, yang penting kita jeli untuk mencarinya. Pada intinya ada tiga jenis situs penyedia musik yaitu :
- Situs tersebut menyediakan berbagai pilihan lagu yang bisa kita pilih sesuai dengan selera kita
- Situs tersebut tidak menyediakan lagu, tapi kita harus upload lagu dari komputer kita
- Situs tersebut menyediakan berbagai pilihan lagu, atau bisa juga kita upload lagu dari komputer
Tentu diantara ketiganya ada kelebihan dan kekurangannya. Keuntungan menggunakan jasa situs yang pertama yaitu kita tidak perlu mempunyai lagu sendiri, kita tinggal pilih lagu yang di sukai lalu ambil kode HTML nya kemudian masukan ke blog kita, prosesnya sangat cepat dan praktis. Tapi kekurangan nya yaitu terkadang lagu yang kita sukai tidak tersedia di situs tersebut.
Untuk situs kedua, keuntungannya yaitu kita bisa memasukan lagu yang kita sukai tanpa harus tergantung dari situs tersebut jadi apapun lagunya pasti bisa yang penting ya kita harus mempunyai file lagu yang harus di upload. kekurangannya yaitu karena kita harus upload lagu ke situs tersebut maka dalam proses upload biasanya memerlukan waktu yang cukup lumayan lama, sehingga sedikit membosankan ketika melakukan proses upload juga tentunya biaya berinternet kita jadi semakin bengkak.
Untuk situs ketiga, untuk saat ini saya baru mengetahui satu situs saja, tolong kepada para sobat yang mengetahui situs-situs yang masuk kategori ini untuk menginformasikan pada kotak komentar agar di ketahui oleh para sobat lainnya. Nah untuk situs ini kelebihannya ya kita lebih bisa memilih, mau pake lagu yang tersedia atau mau upload juga bisa. tapi ada kekurangannya yaitu tidak di sediakannya panel kontrol untuk para pengunjung, jadi lagu yang kita pasang tidak bisa di apa-apakan oleh para pengunjung sehingga akan jalan dengan sendirinya, yang perlu kita pikirkan adalah lagu yang kita sukai belum tentu di sukai oleh para pengunjung, sehingga ini akan mengganggu kenyamanan bagi para pembaca blog ita.
Yo'i sobat, kayanya terlalu lama dengan fendefinisian ya, agak basi jadi membosankan...sorry bos. Kita kembali ke (laptop) topik bahasan semula yakni memasang lagu pada blog. Contoh yang pertama adalah memanfaatkan situs yang telah menyediakan berbagai lagu tanpa harus upload terlebih dahulu, saya ambil contoh www.song2play.com. silahkan ikuti langkah-langkah berikut :
- Silahkan kunjungi www.song2play.com
- Masukan judul lagu yang anda inginkan pada search engine yang tersedia. Contoh : Hotel California. Atau menuliskan nama penyanyi atau grup bandnya. Contoh the Eagle
- Jika judul lagu belum muncul, biasanya ada tulisan Click here to get more Result. klik aja tulisan tersebut
- Setelah terlihat beberapa judul lagu, klik pada judul lagu yang sedang sobat cari, secara otomatis akan ditampilkan kontrol navigasi dan lagu yang dipilih tadi akan di perdengarkan
- Di pojok kiri bagian bawah ada kotak yang sudah di beri tanda centang, yaitu AutoStart, Show song Title. AutoStart artinya ketika pengunjung mengunjungi blog sobat, maka lagu akan langsung play. Nah jika tidak mau langsung play alias memberi kesempatan kepada pengunjung untuk memilih sendiri apakah mau mendengarkan lagu atau tidak, sobat hilangkan tanda centang tadi dengan cara mengkliknya
- Show Song Title artinya pada panel navigasi akan di munculkan judul lagu yang di muat. Jika tidak mau muncul ya hilangkan saja tanda centangnya
- Copy seluruh kode HTML yang di sediakan pada text area, paste pada notepad. Silahkan close window situs tersebut
- Langkah selanjutnya yaitu sobat tinggal masukan kode HTML yang diberikan tadi ke dalam blog, nah untuk memasukan kode HTML ke dalam blog sudah sering saya bahas pada postingan terdahulu, jika sobat lupa silahkan klik di sini
Untuk contoh silahkan klik tombol play pada panel navigasi di bawah, ini sengaja saya setting tidak Auto Start :
The Eagles - Hotel California
Sedikit tambahan, jika sobat ingin menyesuaikan lebar panel navigasi agar sesuai dengan sidebar blog sobat, sobat bisa merubah nilai yang ada pada kode HTML lagu tersebut yaitu nilai
width=...px. Contoh : didalam kode tersebut ada kode width=310px, untuk memperkecilnya kita tinggal perkecil nilai px nya. Contoh : width=200px.Situs yang serupa dengan ini adalah www.songhere.com. Mungkin pemiliknya memang sama. Nah langkah-langkah mendapatkan kode HTML dari situs ini mirip dengan langkah-langkah diatas,
Contoh panel navigasi dari www.songhere, silahkan klik tombol play nya :
Tambahan lagi, untuk yang di situs www.songhere ini tidak di sediakan pasilitas untuk memilih fasilitas AutoStar atau tidak, jadi kalau kita memakainya akan langsung play tanpa harus di klik oleh pengunjung, untuk mengakalinya kita harus mengganti sendiri kode nya, silahhkan sobat cari di dalam kode lagu tersebut yang bertuliskan
autostart=true, ganti tulisan true menjadi false sehingga kode tadi akan menjadi seperti ini autostart=false, contoh hasil kode yang sudah saya rubah adalah lagu dari white lion di atas, yang untuk menjalankannya harus di klik dulu tombol play nya.Nah itu tadi contoh situs yang menyediakan berbagai lagu yang bisa kita pilih, sekarang contoh situs yang harus meng upload lagu dari komputer kita salah satunya adalah www.tunefeed.com
Untuk langkah-langkahnya, silahkan ikuti seperti di bawah ini :
- Silahkan buka situs www.tunefeed.com
- Klik kotak di sebelah tulisan widget Color, pilih warna panel navigasi yang sobat sukai
- Klik tombol yang ada tulisan Click here to share your music
- Klik tombol yang bertuliskan Add Music or Photos
- Masukan file foto atau pun lagu yang sobat miliki
- Klik tombol upload
- Sambil menunggu proses upload, sobat isi data-data diri sobat pada kolom yang di sediakan
- Tunggu sampai proses upload selesai
- jika proses upload selesai, sobat akan di minta untuk mngecek email di berikan tadi
- silahkan buka email dari www.tunefeed.com bila sudah sampai
- Klik link ntuk melakukan aktivasi keanggotaan, nah dengan mengklik link tadi otomatis sobat sudah berada pada halaman acount sobat
- Klik tulisan Share This Tunefeed
- Pilih volume yang diinginkan pada menu dropdown di samping tulisan Select Volume
- Pilih mode player, mau autoplay atau tidak pada menu dropdown di samping tulisan auto-play, sebaiknya pilih No
- Copy seluruh kode yang di berikan pada text area kemudian paste di notepad
- Klik tulisan Log Out untuk keluar dari halaman account sobat
- Silahkan close window browser sobat
- Tugas selanjutnya yaitu memasukan kode HTML yang sudah diberikan ke dalam blog. Untuk caranya sudah saya bahas pada tulisan di atas
- Selesai (kolom-tutorial).
[Hikmah Maulid Nabi] Mengenang Akhlak Nabi Muhammad sallAllahu 'alayhi wasallam
A'uudzu billahi minasy syaithanirrajiim Bismillahirrahmanirrahim Allahumma salli 'ala sayyidina Muhammadin wa 'ala aalihi wa sahbihi wasallim
Setelah Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam wafat, seketika itu pula kota Madinah bising dengan tangisan ummat Islam; antara percaya - tidak percaya, Rasul Yang Mulia telah meninggalkan para sahabat. Beberapa waktu kemudian, seorang arab badui menemui Umar dan dia meminta, "Ceritakan padaku akhlak Muhammad!". Umar menangis mendengar permintaan itu. Ia tak sanggup berkata apa-apa. Ia menyuruh Arab badui tersebut menemui Bilal. Setelah ditemui dan diajukan permintaan yg sama, Bilal pun menangis, ia tak sanggup menceritakan apapun. Bilal hanya dapat menyuruh orang tersebut menjumpai Ali bin Abi Thalib.
Orang Badui ini mulai heran. Bukankah Umar merupakan seorang sahabat senior Nabi, begitu pula Bilal, bukankah ia merupakan sahabat setia Nabi.
Mengapa mereka tak sanggup menceritakan akhlak Muhammad Orang Badui ini mulai heran. Bukankah Umar merupakan seorang sahabat senior Nabi, begitu pula Bilal, bukankah ia merupakan sahabat setia Nabi. Mengapa mereka tak sanggup menceritakan akhlak Muhammad sallAllahu 'alayhi wasallam. Dengan berharap-harap cemas, Badui ini menemui Ali. Ali dengan linangan air mata berkata, "Ceritakan padaku keindahan dunia ini!." Badui ini menjawab, "Bagaimana mungkin aku dapat menceritakan segala keindahan dunia ini...." Ali menjawab, "Engkau tak sanggup menceritakan keindahan dunia padahal Allah telah berfirman bahwa sungguh dunia ini kecil dan hanyalah senda gurau belaka, lalu bagaimana aku dapat melukiskan akhlak Muhammad sallAllahu 'alayhi wasallam, sedangkan Allah telah berfirman bahwa sungguh Muhammad memiliki budi pekerti yang agung! (QS. Al-Qalam[68]: 4)"
Badui ini lalu menemui Siti Aisyah r.a. Isteri Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam yang sering disapa "Khumairah" oleh Nabi ini hanya menjawab, khuluquhu al-Qur'an (Akhlaknya Muhammad itu Al-Qur'an). Seakan-akan Aisyah ingin mengatakan bahwa Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam itu bagaikan Al-Qur'an berjalan. Badui ini tidak puas, bagaimana bisa ia segera menangkap akhlak Nabi kalau ia harus melihat ke seluruh kandungan Qur'an. Aisyah akhirnya menyarankan Badui ini untuk membaca dan menyimak QS Al-Mu'minun [23]: 1-11.
Bagi para sahabat, masing-masing memiliki kesan tersendiri dari pergaulannya dengan Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam. Kalau mereka diminta menjelaskan seluruh akhlak Nabi, linangan air mata-lah jawabannya, karena mereka terkenang akan junjungan mereka. Paling-paling mereka hanya mampu menceritakan satu fragmen yang paling indah dan berkesan dalam interaksi mereka dengan Nabi terakhir ini.
Mari kita kembali ke Aisyah. Ketika ditanya, bagaimana perilaku Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam, Aisyah hanya menjawab, "Ah semua perilakunya indah." Ketika didesak lagi, Aisyah baru bercerita saat terindah baginya, sebagai seorang isteri. "Ketika aku sudah berada di tempat tidur dan kami sudah masuk dalam selimut, dan kulit kami sudah bersentuhan, suamiku berkata, 'Ya Aisyah, izinkan aku untuk menghadap Tuhanku terlebih dahulu.'" Apalagi yang dapat lebih membahagiakan seorang isteri, karena dalam sejumput episode tersebut terkumpul kasih sayang, kebersamaan, perhatian dan rasa hormat dari seorang suami, yang juga seorang utusan Allah.
Nabi Muhammad sallAllahu 'alayhi wasallam jugalah yang membikin khawatir hati Aisyah ketika menjelang subuh Aisyah tidak mendapati suaminya disampingnya. Aisyah keluar membuka pintu rumah. terkejut ia bukan kepalang, melihat suaminya tidur di depan pintu. Aisyah berkata, "Mengapa engkau tidur di sini?" Nabi Muhammmad menjawab, "Aku pulang sudah larut malam, aku khawatir mengganggu tidurmu sehingga aku tidak mengetuk pintu. itulah sebabnya aku tidur di depan pintu." Mari berkaca di diri kita masing-masing. Bagaimana perilaku kita terhadap isteri kita? Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam mengingatkan, "berhati-hatilah kamu terhadap isterimu, karena sungguh kamu akan ditanya di hari akhir tentangnya." Para sahabat pada masa Nabi memperlakukan isteri mereka dengan hormat, mereka takut kalau wahyu turun dan mengecam mereka.
Buat sahabat yang lain, fragmen yang paling indah ketika sahabat tersebut terlambat datang ke Majelis Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam. Tempat sudah penuh sesak. Ia minta izin untuk mendapat tempat, namun sahabat yang lain tak ada yang mau memberinya tempat. Di tengah kebingungannya, Rasul sallAllahu 'alayhi wasallam memanggilnya. Rasul sallAllahu 'alayhi wasallam memintanya duduk di dekatnya. Tidak cukup dengan itu, Rasul sallAllahu 'alayhi wasallam pun melipat sorbannya lalu diberikan pada sahabat tersebut untuk dijadikan alas tempat duduk. Sahabat tersebut dengan berlinangan air mata, menerima sorban tersebut namun tidak menjadikannya alas duduk akan tetapi malah mencium sorban Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam tersebut.
Senangkah kita kalau orang yang kita hormati, pemimpin yang kita junjung tiba-tiba melayani kita bahkan memberikan sorbannya untuk tempat alas duduk kita. Bukankah kalau mendapat kartu lebaran dari seorang pejabat saja kita sangat bersuka cita. Begitulah akhlak Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam, sebagai pemimpin ia ingin menyenangkan dan melayani bawahannya. Dan tengoklah diri kita. Kita adalah pemimpin, bahkan untuk lingkup paling kecil sekalipun, sudahkah kita meniru akhlak Rasul Yang Mulia.
Nabi Muhammad sallAllahu 'alayhi wasallam juga terkenal suka memuji sahabatnya. Kalau kita baca kitab-kitab hadis, kita akan kebingungan menentukan siapa sahabat yang paling utama. Terhadap Abu Bakar, Rasul sallAllahu 'alayhi wasallam selalu memujinya. Abu Bakar- lah yang menemani Rasul sallAllahu 'alayhi wasallam ketika hijrah. Abu Bakarlah yang diminta menjadi Imam ketika Rasul sallAllahu 'alayhi wasallam sakit. Tentang Umar, Rasul sallAllahu 'alayhi wasallam pernah berkata, "Syetan saja takut dengan Umar, bila Umar lewat jalan yang satu, maka Syetan lewat jalan yang lain." Dalam riwayat lain disebutkan, "Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam bermimpi meminum susu. Belum habis satu gelas, Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam memberikannya pada Umar yang meminumnya sampai habis. Para sahabat bertanya, Ya Rasul apa maksud (ta'wil) mimpimu itu? Rasul sallAllahu 'alayhi wasallam menjawab "ilmu pengetahuan."
Tentang Utsman, Rasul sallAllahu 'alayhi wasallam sangat menghargai Utsman karena itu Utsman menikahi dua putri Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam, hingga Utsman dijuluki Dzu an-Nurain (pemilik dua cahaya). Mengenai Ali, Rasul sallAllahu 'alayhi wasallam bukan saja menjadikannya ia menantu, tetapi banyak sekali riwayat yang menyebutkan keutamaan Ali. "Aku ini kota ilmu, dan Ali adalah pintunya." "Barang siapa membenci Ali, maka ia merupakan orang munafik."
Lihatlah diri kita sekarang. Bukankah jika ada seorang rekan yang punya sembilan kelebihan dan satu kekurangan, maka kita jauh lebih tertarik berjam-jam untuk membicarakan yang satu itu dan melupakan yang sembilan. Ah...ternyata kita belum suka memuji; kita masih suka mencela. Ternyata kita belum mengikuti sunnah Nabi.
Saya pernah mendengar ada seorang ulama yang mengatakan bahwa Allah pun sangat menghormati Nabi Muhammad sallAllahu 'alayhi wasallam. Buktinya, dalam Al-Qur'an Allah memanggil para Nabi dengan sebutan nama: Musa, Ayyub, Zakaria, dll. tetapi ketika memanggil Nabi Muhammad sallAllahu 'alayhi wasallam, Allah menyapanya dengan "Wahai Nabi". Ternyata Allah saja sangat menghormati beliau.
Para sahabat pun ditegur oleh Allah ketika mereka berlaku tak sopan pada Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam. Alkisah, rombongan Bani Tamim menghadap Rasul sallAllahu 'alayhi wasallam. Mereka ingin Rasul sallAllahu 'alayhi wasallam menunjuk pemimpin buat mereka. Sebelum Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam memutuskan siapa, Abu Bakar berkata: "Angkat Al-Qa'qa bin Ma'bad sebagai pemimpin." Kata Umar, "Tidak, angkatlah Al-Aqra' bin Habis." Abu Bakar berkata ke Umar, "Kamu hanya ingin membantah aku saja," Umar menjawab, "Aku tidak bermaksud membantahmu." Keduanya berbantahan sehingga suara mereka terdengar makin keras. Waktu itu turunlah ayat: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya. Takutlah kamu kepada Allah. Sesungguhnya Allah maha Mendengar dan maha Mengetahui. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menaikkan suaramu di atas suara Nabi. janganlah kamu mengeraskan suara kamu dalam percakapan dengan dia seperti mengeraskan suara kamu ketika bercakap sesama kamu. Nanti hapus amal- amal kamu dan kamu tidak menyadarinya" (QS. Al-Hujurat 1-2)
Setelah mendengar teguran itu Abu Bakar berkata, "Ya Rasul Allah, demi Allah, sejak sekarang aku tidak akan berbicara denganmu kecuali seperti seorang saudara yang membisikkan rahasia." Umar juga berbicara kepada Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam dengan suara yang lembut. Bahkan konon kabarnya setelah peristiwa itu Umar banyak sekali bersedekah, karena takut amal yang lalu telah terhapus. Para sahabat Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam takut akan terhapus amal mereka karena melanggar etiket berhadapan dengan Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam.
Dalam satu kesempatan lain, ketika di Mekkah, Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam didatangi utusan pembesar Quraisy, Utbah bin Rabi'ah. Ia berkata pada Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam, "Wahai kemenakanku, kau datang membawa agama baru, apa yang sebetulnya kau kehendaki. Jika kau kehendaki harta, akan kami kumpulkan kekayaan kami, Jika Kau inginkan kemuliaan akan kami muliakan engkau. Jika ada sesuatu penyakit yang dideritamu, akan kami carikan obat. Jika kau inginkan kekuasaan, biar kami jadikan engkau penguasa kami"
Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam mendengar dengan sabar uraian tokoh musyrik ini. Tidak sekalipun beliau membantah atau memotong pembicaraannya. Ketika Utbah berhenti, Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam bertanya, "Sudah selesaikah, Ya Abal Walid?" "Sudah." kata Utbah. Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam membalas ucapan utbah dengan membaca surat Fushilat. Ketika sampai pada ayat sajdah, Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam pun bersujud. Sementara itu Utbah duduk mendengarkan Nabi sampai menyelesaikan bacaannya.
Peristiwa ini sudah lewat ratusan tahun lalu. Kita tidak heran bagaimana Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam dengan sabar mendengarkan pendapat dan usul Utbah, tokoh musyrik. Kita mengenal akhlak nabi dalam menghormati pendapat orang lain. Inilah akhlak Nabi dalam majelis ilmu. Yang menakjubkan sebenarnya adalah perilaku kita sekarang. Bahkan oleh si Utbbah, si musyrik, kita kalah. Utbah mau mendengarkan Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam dan menyuruh kaumnya membiarkan Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam berbicara. Jangankan mendengarkan pendapat orang kafir, kita bahkan tidak mau mendengarkan pendapat saudara kita sesama muslim. Dalam pengajian, suara pembicara kadang-kadang tertutup suara obrolan kita. Masya Allah!
Ketika Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam tiba di Madinah dalam episode hijrah, ada utusan kafir Mekkah yang meminta janji Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam bahwa Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam akan mengembalikan siapapun yang pergi ke Madinah setelah perginya Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam. Selang beberapa waktu kemudian. Seorang sahabat rupanya tertinggal di belakang Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam. Sahabat ini meninggalkan isterinya, anaknya dan hartanya. Dengan terengah-engah menembus padang pasir, akhirnya ia sampai di Madinah. Dengan perasaan haru ia segera menemui Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam dan melaporkan kedatangannya. Apa jawab Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam? "Kembalilah engkau ke Mekkah. Sungguh aku telah terikat perjanjian. Semoga Allah melindungimu." Sahabat ini menangis keras. Bagi Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam janji adalah suatu yang sangat agung. Meskipun Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam merasakan bagaimana besarnya pengorbanan sahabat ini untuk berhijrah, bagi Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam janji adalah janji; bahkan meskipun janji itu diucapkan kepada orang kafir. Bagaimana kita memandang harga suatu janji, merupakan salah satu bentuk jawaban bagaimana perilaku Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam telah menyerap di sanubari kita atau tidak.
Dalam suatu kesempatan menjelang akhir hayatnya, Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam berkata pada para sahabat, "Mungkin sebentar lagi Allah akan memanggilku, aku tak ingin di padang mahsyar nanti ada diantara kalian yang ingin menuntut balas karena perbuatanku pada kalian. Bila ada yang keberatan dengan perbuatanku pada kalian, ucapkanlah!" Sahabat yang lain terdiam, namun ada seorang sahabat yang tiba-tiba bangkit dan berkata, "Dahulu ketika engkau memeriksa barisan di saat ingin pergi perang, kau meluruskan posisi aku dengan tongkatmu. Aku tak tahu apakah engkau sengaja atau tidak, tapi aku ingin menuntut qishash hari ini." Para sahabat lain terpana, tidak menyangka ada yang berani berkata seperti itu. Kabarnya Umar langsung berdiri dan siap "membereskan" orang itu. Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam pun melarangnya. Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam pun menyuruh Bilal mengambil tongkat ke rumah beliau. Siti Aisyah yang berada di rumah Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam keheranan ketika Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam meminta tongkat. Setelah Bilal menjelaskan peristiwa yang terjadi, Aisyah pun semakin heran, mengapa ada sahabat yang berani berbuat senekad itu setelah semua yang Rasul sallAllahu 'alayhi wasallam berikan pada mereka.
Rasul memberikan tongkat tersebut pada sahabat itu seraya menyingkapkan bajunya, sehingga terlihatlah perut Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam. Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam berkata, "Lakukanlah!"
Detik-detik berikutnya menjadi sangat menegangkan. Tetapi terjadi suatu keanehan. Sahabat tersebut malah menciumi perut Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam dan memeluk Nabi seraya menangis, "Sungguh maksud tujuanku hanyalah untuk memelukmu dan merasakan kulitku bersentuhan dengan tubuhmu!. Aku ikhlas atas semua perilakumu wahai Rasulullah". Seketika itu juga terdengar ucapan, "Allahu Akbar" berkali-kali. Sahabat tersebut tahu, bahwa permintaan Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam itu tidak mungkin diucapkan kalau Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam tidak merasa bahwa ajalnya semakin dekat. Sahabat itu tahu bahwa saat perpisahan semakin dekat, ia ingin memeluk Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam sebelum Allah memanggil Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam ke hadirat-Nya.
Suatu pelajaran lagi buat kita. Menyakiti orang lain baik hati maupun badannya merupakan perbuatan yang amat tercela. Allah tidak akan memaafkan sebelum yang kita sakiti memaafkan kita. Rasul sallAllahu 'alayhi wasallam pun sangat hati-hati karena khawatir ada orang yang beliau sakiti. Khawatirkah kita bila ada orang yang kita sakiti menuntut balas nanti di padang Mahsyar di depan Hakim Yang Maha Agung ditengah miliaran umat manusia? Jangan-jangan kita menjadi orang yang muflis. Na'udzu billah.....
Nabi Muhammad sallAllahu 'alayhi wasallam ketika saat haji Wada', di padang Arafah yang terik, dalam keadaan sakit, masih menyempatkan diri berpidato. Di akhir pidatonya itu Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam dengan dibalut sorban dan tubuh yang menggigil berkata, "Nanti di hari pembalasan, kalian akan ditanya oleh Allah apa yang telah aku, sebagai Nabi, perbuat pada kalian. Jika kalian ditanya nanti, apa jawaban kalian?" Para sahabat terdiam dan mulai banyak yang meneteskan air mata. Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam melanjutkan, "Bukankah telah kujalani hari-hari bersama kalian dengan lapar, bukankah telah kutaruh beberapa batu diperutku karena menahan lapar bersama kalian, bukankah aku telah bersabar menghadapi kejahilan kalian, bukankah telah kusampaikan pada kalian wahyu dari Allah.....?" Untuk semua pertanyaan itu, para sahabat menjawab, "Benar ya Rasul!"
Rasul sallAllahu 'alayhi wasallam pun mendongakkan kepalanya ke atas, dan berkata, "Ya Allah saksikanlah...Ya Allah saksikanlah...Ya Allah saksikanlah!". Nabi sallAllahu 'alayhi wasallam meminta kesaksian Allah bahwa Nabi telah menjalankan tugasnya. Di pengajian ini saya pun meminta Allah menyaksikan bahwa kita mencintai Rasulullah sallAllahu 'alayhi wasallam. "Ya Allah saksikanlah betapa kami mencintai Rasul-Mu, betapa kami sangat ingin bertemu dengan kekasih-Mu, betapa kami sangat ingin meniru semua perilakunya yang indah; semua budi pekertinya yang agung, betapa kami sangat ingin dibangkitkan nanti di padang Mahsyar bersama Nabiyullah Muhammad, betapa kami sangat ingin ditempatkan di dalam surga yang sama dengan surganya Nabi kami. Ya Allah saksikanlah...Ya Allah saksikanlah Ya Allah saksikanlah"
Catatan Kaki:
*)Nadirsyah Hosen Dewan Asaatiz Pesantren Virtual
Sumber: Swaramuslim
Teman Menangis
yang tertawa denganmu
tetapi tidak mungkin melupakan orang
yang pernah menangis denganmu.
Kampanye dari Pintu ke Pintu
Kampanye tidak selalu berarti mengumpulkan massa di lapangan terbuka. Kampanye bisa juga dimanfaatkan calon anggota legislatif atau caleg untuk langsung mendatangi warga berkenalan dan menyampaikan programnya. Inilah yang dilakukan Sonny Keraf, caleg Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Daerah Pemilihan Jawa Tengah III, Selasa (3/3).
Mantan Menteri Lingkungan Hidup ini mengetuk rumah demi rumah menyapa warga di Blora yang merupakan daerah pemilihannya. Selain berbicara program, Sonny bisa langsung menjelaskan cara memilih yang benar. Warga pun mengaku senang dengan cara kampanye seperti ini. "Orang kecil seperti kita didatangi orang seperti Pak Sonny. Waahh," kata Latifah.
Sambutan positif dari pemilih tentu saja yang diharapkan caleg. Namun mendatangi langsung pemilih juga berarti harus sabar berbicara pada masyarakat yang memiliki tingkat pemikiran beragam. Terlepas dari akan dipilih atau tidak, kampanye secara langsung dari pintu ke pintu paling tidak memberikan pembelajaran politik dan demokrasi yang lebih baik pada masyarakat.
Namun di sisi lain, seiring semakin dekatnya Pemilu Legislatif 2009, masih banyak warga yang belum memahami perhelatan rakyat lima tahun sekali ini. Salah satunya adalah lantaran gambar yang terlalu banyak. "Saya bingung. Gambarnya terlalu banyak," tutur Odi, warga di tepian Sungai Ciliwung, Jakarta.
Video Kekerasan Siswa SMP Beredar di Polewali
Para siswa yang menyaksikan kekerasan itu pun tidak melerai, justru bersorak-sorak memberi dukungan kepada Adi Amri dan Pratama. Keduanya siswa kelas tiga Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Polewali Mandar. Kejadian tersebut baru diketahui pihak sekolah saat menerima informasi dari pihak kepolisian.
Kepala unit Perlindungan Perempuan dan Anak Kepolisian Resor Polewali, Aiptu Amil Les menjelaskan, diduga video perkelahian itu awalnya tercipta karena unsur kesengajaan. Namun, karena sudah merasakan sakit akibat mendapat pukulan oleh lawan mainnya, akhirnya keduanya terlibat perkelahian serius.
Sementara Hajja Nurhayati, Guru Bimbingan dan Penyuluhan SMPN 3 Polewali berjanji akan memberiksan sanksi tegas kepada seluruh siswa yang terlibat. Polisi juga akan memanggil kedua pelaku utama dan memeriksa sejumlah saksi perkelahian itu.(UPI/Edy Junaedi)
Ketika Anarkisme Semakin Membudaya
Amuk bisa dilakukan secara individual, bisa juga secara berkelompok alias main keroyokan alias tawuran (amuk massa). Orang-orang Portugis dan Belanda yang pernah menjajah negeri ini, sudah sangat sering dan bahkan sudah sangat terbiasa menyaksikan peristiwa Amuk yang dilakukan kaum pribumi. Mereka pun menceritakan tradisi Amuk ini secara turun-temurun, sebagai peringatan kepada anak-cucu mereka agar berhati-hati bila berkunjung ke Indonesia. Sebab salah langkah sedikit saja bisa menjadi sasaran Amuk.
Akhirnya, setiap kali mereka ingat Indonesia, mereka pun akan ingat kebiasaan kaum pribumi melakukan tindakan Amuk (mengamuk). Sehingga wajarlah bila kemudian kata Amuk pun masuk ke dalam ensiklopedi mereka. Dengan kata lain, tuan-tuan dan nyonya-nya dari negeri Barat, sejak zaman baheula sudah sangat mafhum bahwa orang Indonesia itu sangat akrab dengan anarkisme.
Tentunya tidak perlu malu bila kata Indonesia dianggap lebih asosiatif dengan kata Amuk, bukan kata Makmur, Sentosa, Indah atau Damai. Munculnya frasa “Indonesia yang Makmur, Sentosa, Damai dan Indah”, itu berkat upaya Para Bapak Bangsa yang ingin mengangkat citra Indonesia di mata dunia, agar Indonesia tidak hanya dikenal keburukannya. Tetapi Makmur, Damai dan Indah, adalah kata-kata yang lebih mengandung harapan, ketimbang kenyataan. Sedangkan Amuk, adalah kenyataan yang sering kita saksikan.
Salah satu buktinya, kita saksikan beberapa hari lalu. Ketua DPRD Sumatera Utara H. Abdul Aziz Angkat, tewas dikeroyok massa yang menyerang, mengamuk di ruang sidang paripurna. Anarkisme ini terjadi lantaran keinginan para pengunjuk rasa yang mendukung pembentukan Provinsi Tapanuli, tidak ditanggapi oleh para anggota dewan.
Anarkisme massa, yang selama ini “hanya” berlangsung di jalan-jalan, tampaknya sudah mulai masuk ke ruang-ruang yang seharusnya dihormati, seperti ruang sidang paripurna DPRD. Di ruang-ruang seperti itu, keributan yang terjadi semestinya hanya sebatas perang mulut, adu argumentasi, bukan kekerasan fisik. Tetapi tampaknya, banyak di antara kita, yang lebih suka menyelesaikan persoalan dengan kekerasan fisik, bukan melalui dialog dan musyawarah. Kecenderungan ini semakin memperkuat kesan bahwa Amuk alias anarkisme, memang sudah membudaya di negeri kita.
Begitu banyak rangkaian kekerasan yang memakan korban jiwa, terjadi di negeri kita, dan begitu cepat kita melupakannya. Tindakan pengusutan terhadap peristiwa-peristiwa tersebut, tidak pernah selesai dengan tuntas. Bahkan tak sedikit di antaranya yang berakhir dengan nasib “dipetieskan”. Pemerintah (termasuk aparat keamanan) masih terkesan tidak tegas dalam menindak para pelaku anarkisme. Bahkan ada beberapa kasus anarkisme, yang tampaknya memang sengaja “dibiarkan”.
Jika kasus tewasnya almarhum Abdul Aziz Angkat tidak diselesaikan setuntas-tuntasnya dan transparan, bukan tak mungkin kita akan menyaksikan lagi kasus-kasus serupa di hari-hari mendatang. Bahkan mungkin lebih parah dari itu. Dan, lama-kelamaan, kita akan menjadi imun dengan rangkaian kekerasan demi kekerasan. Atau, jangan-jangan, kita memang sudah imun. Mengerikan.
Pemilu dalam Krisis Ekonomi
Konon dampak krisis ekonomi global baru akan terasa di Indonesia sekitar semester dua, atau kuartal tiga tahun ini. Jumlah penganggur yang sudah pada angka di atas 10 juta dan orang miskin pada angka di atas 30 juta akan bertamban. Ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi melemah, diperkirakan di bawah lima persen. Padahal untuk bisa menyerap tambahan angkatan kerja baru dan pengangguran yang sudah ada dibutuhkan pertumbuhan ekonomi di atas delapan persen..
Pertumbuhan ekonomi Indonesia melemah karena melemahnya permintaan akan barang dan komoditas ekspor Indonesia oleh negara-negara maju. Amerika Serikat dan Jepang, termasuk China, adalah negara tujuan ekspor Indonesia. Ketiga negara itu tengah mengalami krisis. Di negara-negara itu jumlah penganggur bertambah, begitu pula jumlah orang miskin. Banyak perusahaan gulung tikar dan menyatakan diri bangkrut.
Karena itu ada yang mengatakan krisis yang kini dan akan dialami Indonesia akan lebih berat dibanding krisis ekonomi pada 1998. Sepuluh tahun lalu, kita mengalami krisis ekonomi, bahkan berlanjut ke krisis politik dan keamanan. Ketika itu tiba-tiba jumlah orang miskin dan penganggur juga bertambah. Tapi karena negara-negara tujuan ekspor Indonesia tidak mengalami krisis, barang dan komoditas Indonesia masih laku. Karena itu, tekanan kiris dalam negeri tidak terasa terlalu berat. Ketika itu bahkan jumlah orang kaya baru bertambah di daerah-daerah penghasil komoditas ekspor.
Sekarang krisis ekonomi yang kita alami datang dari dua sisi. Dari dalam negeri adalah kondisi seperti tahun 1998: rendahnya investasi, melemahnya rupiah, tingginya suku bunga, dan ambruknya pasar modal. Dari luar negeri adalah sesuatu yang baru: melemahnya permintaan akan barang dan komoditas Indonesia seperti karet, sawit, kakao, tekstil dan bahan tekstil, serta alas kaki. Barang dan komoditas ini terbilang menyerap banyak tenaga kerja karena berada di sektor pertanian/perkebunan dan manufaktur.
Pemerintah yang sekarang sudah punya program untuk melakukan stimulus ekonomi. Program itu sudah disetujui oleh DPR. Sekarang adalah waktu untuk implementasi. Tapi justru ketika tenaga dan perhatian diperlukan untuk menyukseskan program stimulus ini, banyak pihak yang berkepentingan dan bertanggungjawab atasnya harus pula memecahkan konsentrasi dan perhatiannya pada pemilihan umum. Dalam konteks inilah kita merasa prihatin ketika presiden dan wakil presiden yang sekarang menyatakan diri siap bertarung dalam pemilihan presiden.
Secara verbal dan formal, Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden M. Jusuf Kall, menyatakan akan tetap menyelesaikan kontrak politik mereka secara tuntas, yakni melaksanakan tugas mereka sebagai presiden dan wakil presiden secara baik sampai terpilih presiden dan wakil presiden yang baru. Tapi karena keduanya ada dalam satu institusi, yakni institusi kepresidenan, rasanya ini tidak elok. Rivalitas terjadi dalam satu institusi, meski bukan sekarang setidaknya nanti. Wakil presiden secara formal hukum atau konstitusi kita memang pembantu presiden. Tapi dalam praktik, wakil presiden sejak dijabat JK bukanlah wakil presiden sejenis ban serap. Dia adalah wakil presiden yang berkeringat ketika sama berjuang dengan SBY dalam pemilihan 2004.
Bulan-bulan mendatang kita akan melihat sejauh mana kenegarawan keduanya. Betulkah keduanya mengutamakan kepentingan negara lebih dulu, kemudian partai/kelompok, setelah itu baru pribadi/keluarga? Siapa di antara keduanya yang sungguh-sungguh, tulus, dan ikhlas menjalankan amanah rakyat akan terlihat dari gerak langkah dan sepak terjuang keduanya dalam mengurus negara dan partai politik pengusungnya? Kalau ini gagal mereka tunjukkan maka kita mungkin kelak akan kembali mengalami tidak adanya krisis ekonomi, tapi juga krisis politik seperti sepuluh tahun lalu.
Gigih dalam Motivasi
Ketika pintu satu tertutup, pintu lain terbuka.
Namun kadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka.
Dimanapun kita berada, kehidupan pasti berubah selama kita giat berusaha.
Ketika pintu satu tertutup, pintu lain terbuka.
Namun kadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka.
Air Kehidupan
Suatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang
bincang di tepi sungai. Kata ayah kepada anaknya, “Lihatlah
anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air
kita semua akan mati.”
Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengarkan
percakapan itu dari bawah permukaan air, ia mendadak
menjadi gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang katanya
begitu penting dalam kehidupan ini. Ikan kecil itu berenang
dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada
setiap ikan yang ditemuinya, “Hai, tahukah kamu dimana air?
Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air
kehidupan akan mati.”
Ternyata semua ikan tidak mengetahui dimana air itu, si
ikan kecil semakin gelisah, lalu ia berenang menuju mata
air untuk bertemu dengan ikan sepuh yang sudah berpengalaman,
kepada ikan sepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal serupa,
“Dimanakah air?”
Jawab ikan sepuh, “Tak usah gelisah anakku, air itu telah
mengelilingimu, sehingga kamu bahkan tidak menyadari
kehadirannya. Memang benar, tanpa air kita akan mati.”
Apa arti cerita tersebut bagi kita. Manusia kadang-kadang
mengalami situasi seperti si ikan kecil, mencari kesana
kemari tentang kehidupan dan kebahagiaan, padahal ia sedang
menjalaninya, bahkan kebahagiaan sedang melingkupinya
sampai-sampai dia tidak menyadarinya.
